Setiap instrumen punya frekwensi dominan dan tidak terpakai, inti boost atau cut frekwensi pada equalizer utk balance frekwensi kita dapat mendengar jelas semua instrumen:
1. Kick dominan di 20 s/d 80 hz
Boost di 60hz maks 3db, cut -3db
Di 1 khz, panning R 5 persen
2.Bas 90-200hz Boost 3db di 160hz, panning center
3.snar dominan di 200hz Boost 3db di 250hz, cut -3db di 400hz (agar tidak kaleng)dan 800hz (agar tdk tabrakan dengan vokal), panning L 8 persen
4.instrumen ber nada, utk full band cut seluruh bagian low sampai 200hz dari yg terendah -6db sampai -3db(di 200hz), utk musik pengiring cut -3db pada bagian mid (1000hz=1 khz).......jika bermain solo atau vokal dgn 1 atau 2 instrumen tanpa drum dan bas..tak perlu cut low, cut bagian mid saja
5.panning menjadi penting untuk instrumen bernada (gitar,piano, trumpet dll) karena frekwensi yg hampir sama akan terasa berbaur blur bila tidak main panning..menempatkan diposisi kanan atau kiri akan memperjelas eksitensi insturmen tersebut
6.pada kit drum yg bernada tinggi..dapat kita kill semua low nya..cut midnya -6db
7.vokal mendapat tempat istimewa karena harus berada pada center panning dan range mid frekwensi
8.guitar mendominasi pada high mid 2-3 khz, kill utk semua low, cut -6db dirange 200hz, cut-3db pada 1 khz
Minggu, 02 Juni 2019
Mixing (frekwensi dan panning)
Mixing (persiapan sebelum mixing)
Mixing yg bagus karena hasil recording yang bagus
Sebelum mixing pastikan hasil recording sudah rapih dan tune nya gk meleset
Maka ada proses editing sebelum mixing
Ibarat masak, maka bahan2nya perlu dicuci, dikupas kulitnya dibersihkan
Jadi yang masuk keproses mixing adalah bahan bahan berkualitas
Mixing sangat ditentukan mood, salah satunya dari bahan berkualitas tersebut
Langganan:
Postingan (Atom)