Selasa, 29 September 2015

Kick Drum dan Bass


A. SOUND BAS/LOW SEBAGAI PONDASI
Kick Drum & Bass adalah pondasi dasar dalam pengolahan audio mixing, berikut catetan - catetan yang aku alami selama proses pengulikan dua instrumen ini :

1. Kick :
sebagai Jantung Lagu Denyut Kehidupan lagu, maka kick harus terasa hentakannya atau secara teknis terasa sub bassnya, suara sub bass tentu ada pada kisaran frekwensi 40hz - 80hz pada kick drum, ini adalah wilayah kekuasaannya tidak ada yang boleh menguasai/ mendominasi  wilayah ini.
pada akhirnya tujuan yang ingin di capai dari mxing lagu adalah suara kick yang mengentak, pounchy, menonjok terasa gegarannya di dada, tentu untuk mendengar suara kick lebih terasa pada jarak di atas 5 meter dari speaker

2.Bass :
bila Kick sebagai Jantung Lagu maka bas adalah tulang - tulang dan kerangka sebuah lagu, bas sesuai namanya menguasai suara pada frekwensi bass yaitu pada kisaran frekwensi low pada 90 - 200 hz, bas yg baik adalah suaranya jelas, tetap bright walaupun dalam frekwensi low, membungkus sebuah lagu dalam ketebalan nadanya...pada part2 tertentu mid dari bas tetap terasa.

Perlu diingat untuk menghindari peak sebaiknya untuk instrumen diluar kick dan bass sebaiknya di cut dari 20 - 180 hz (frekwensi 180 - 250 hz adalah ketebalan sebuah instrumen, bila memang harus di kurangi dbnya agar tidak bertabrakan frekwensi dengan bas bisa saja dikurangin volumenya dari -4,5 db s/d -9 db disesuaikan dengan pendengaran)

B.GUITAR SEBAGAI HARMONI

gitar untuk harmoni/rythm dapat kita cut frekwensinya 20 - 180hz, dimulai dari 18

Tidak ada komentar:

Posting Komentar