Sabtu, 23 Mei 2026

ibadah doa zikir fiqh

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اُدْعُوْا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَّخُفْيَةً ۗ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِيْنَ 
ud'uu robbakum tadhorru'aw wa khufyah, innahuu laa yuhibbul-mu'tadiin

"Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 55)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَ رْضِ بَعْدَ اِصْلَا حِهَا وَا دْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًا ۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ
wa laa tufsiduu fil-ardhi ba'da ishlaahihaa wad'uuhu khoufaw wa thoma'aa, inna rohmatallohi qoriibum minal-muhsiniin

"Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 56)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِذَا لَقِيْتُمْ فِئَةً فَا ثْبُتُوْا وَا ذْكُرُوا اللّٰهَ كَثِيْرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
yaaa ayyuhallaziina aamanuuu izaa laqiitum fi-atang fasbutuu wazkurulloha kasiirol la'allakum tuflihuun

"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu bertemu pasukan (musuh), maka berteguh hatilah dan sebutlah (nama) Allah banyak-banyak (berzikir dan berdoa) agar kamu beruntung."
(QS. Al-Anfal 8: Ayat 45)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id

perbedaan orang sesat dan di beri petunjuk

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَا لَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰ يٰتِنَا صُمٌّ وَّبُكْمٌ فِى الظُّلُمٰتِ ۗ مَنْ يَّشَاِ اللّٰهُ يُضْلِلْهُ ۗ وَمَنْ يَّشَأْ يَجْعَلْهُ عَلٰى صِرَا طٍ مُّسْتَقِيْمٍ
wallaziina kazzabuu bi-aayaatinaa shummuw wa bukmung fizh-zhulumaat, may yasya-illaahu yudhlil-hu wa may yasya yaj'al-hu 'alaa shiroothim mustaqiim

"Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah tuli, bisu, dan berada dalam gelap gulita. Barang siapa dikehendaki Allah (dalam kesesatan), niscaya disesatkan-Nya. Dan barang siapa dikehendaki Allah (untuk diberi petunjuk), niscaya Dia menjadikannya berada di atas jalan yang lurus."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 39)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاِ ذْ قَا لَتْ اُمَّةٌ مِّنْهُمْ لِمَ تَعِظُوْنَ قَوْمًا ۙ ٱلـلّٰهُ مُهْلِكُهُمْ اَوْ مُعَذِّبُهُمْ عَذَا بًا شَدِيْدًا ۗ قَا لُوْا مَعْذِرَةً اِلٰى رَبِّكُمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَّقُوْنَ
wa iz qoolat ummatum min-hum lima ta'izhuuna qoumanillaahu muhlikuhum au mu'azzibuhum 'azaabang syadiidaa, qooluu ma'zirotan ilaa robbikum wa la'allahum yattaquun

"Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata, "Mengapa kamu menasihati kaum yang akan dibinasakan atau diazab Allah dengan azab yang sangat keras?" Mereka menjawab, "Agar kami mempunyai alasan (lepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu, dan agar mereka bertakwa.""
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 164)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاِ خْوَا نُهُمْ يَمُدُّوْنَهُمْ فِى الْغَيِّ ثُمَّ لَا يُقْصِرُوْنَ
wa ikhwaanuhum yamudduunahum fil-ghoyyi summa laa yuqshiruun

"Dan teman-teman mereka (orang kafir dan fasik) membantu setan-setan dalam menyesatkan dan mereka tidak henti-hentinya (menyesatkan)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 202)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِذْ يُوْحِيْ رَبُّكَ اِلَى الْمَلٰٓئِكَةِ اَنِّيْ مَعَكُمْ فَثَبِّتُوا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا ۗ سَاُ لْقِيْ فِيْ قُلُوْبِ الَّذِيْنَ كَفَرُوا الرُّعْبَ فَا ضْرِبُوْا فَوْقَ الْاَ عْنَا قِ وَا ضْرِبُوْا مِنْهُمْ كُلَّ بَنَا نٍ 
iz yuuhii robbuka ilal-malaaa-ikati annii ma'akum fa sabbitullaziina aamanuu, sa-ulqii fii quluubillaziina kafarur-ru'ba fadhribuu fauqol-a'naaqi wadhribuu min-hum kulla banaan

"(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat, "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman." Kelak akan Aku berikan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka pukullah di atas leher mereka dan pukullah tiap-tiap ujung jari mereka."
(QS. Al-Anfal 8: Ayat 12)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id

Kami (Allah) ; tiada hukuman tanpa peringatan / ilmu kami

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَلَنَسْـئَــلَنَّ الَّذِيْنَ اُرْسِلَ اِلَيْهِمْ وَلَـنَسْئَـــلَنَّ الْمُرْسَلِيْنَ 
fa lanas-alannallaziina ursila ilaihim wa lanas-alannal-mursaliin

"Maka, pasti akan Kami tanyakan kepada umat yang telah mendapat seruan (dari rasul-rasul) dan Kami akan tanyai (pula) para rasul,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 6)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَلَنَقُصَّنَّ عَلَيْهِمْ بِعِلْمٍ وَّمَا كُنَّا غَآئِبِيْنَ
fa lanaqushshonna 'alaihim bi'ilmiw wa maa kunnaa ghooo-ibiin

"dan pasti akan Kami beritakan kepada mereka dengan ilmu (Kami) dan Kami tidak jauh (dari mereka)."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 7)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id

Rabu, 20 Mei 2026

penghuni neraka yg dilaknat




Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰ يٰتِنَا وَا سْتَكْبَرُوْا عَنْهَا لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ اَبْوَا بُ السَّمَآءِ وَلَا يَدْخُلُوْنَ الْجَـنَّةَ حَتّٰى يَلِجَ الْجَمَلُ فِيْ سَمِّ الْخِيَا طِ ۗ وَكَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُجْرِمِيْنَ
innallaziina kazzabuu bi-aayaatinaa wastakbaruu 'an-haa laa tufattahu lahum abwaabus-samaaa-i wa laa yadkhuluunal-jannata hattaa yalijal-jamalu fii sammil-khiyaath, wa kazaalika najzil-mujrimiin

"Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, tidak akan dibukakan pintu-pintu langit bagi mereka, dan mereka tidak akan masuk surga, sebelum unta masuk ke dalam lubang jarum. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 40)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَنَا دٰۤى اَصْحٰبُ الْجَـنَّةِ اَصْحٰبَ النَّا رِ اَنْ قَدْ وَجَدْنَا مَا وَعَدَنَا رَبُّنَا حَقًّا فَهَلْ وَجَدْتُّمْ مَّا وَعَدَ رَبُّكُمْ حَقًّا ۗ قَا لُوْا نَـعَمْ ۚ فَاَ ذَّنَ مُؤَذِّنٌۢ بَيْنَهُمْ اَنْ لَّـعْنَةُ اللّٰهِ عَلَى الظّٰلِمِيْنَ 
wa naadaaa ash-haabul-jannati ash-haaban-naari ang qod wajadnaa maa wa'adanaa robbunaa haqqong fa hal wajattum maa wa'ada robbukum haqqoo, qooluu na'am, fa azzana mu-azzinum bainahum al la'natullohi 'alazh-zhoolimiin

"Dan para penghuni surga menyeru penghuni-penghuni neraka, "Sungguh, kami telah memperoleh apa yang dijanjikan Tuhan kepada kami itu benar. Apakah kamu telah memperoleh apa yang dijanjikan Tuhan kepadamu itu benar?" Mereka menjawab, "Benar." Kemudian penyeru (malaikat) mengumumkan di antara mereka, "Laknat Allah bagi orang-orang zalim,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 44)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

الَّذِيْنَ يَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَيَـبْـغُوْنَهَا عِوَجًا ۚ وَهُمْ بِا لْاٰ خِرَةِ كٰفِرُوْنَ 
allaziina yashudduuna 'ang sabiilillaahi wa yabghuunahaa 'iwajaa, wa hum bil-aakhiroti kaafiruun

"(yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (orang lain) dari jalan Allah dan ingin membelokkannya. Mereka itulah yang mengingkari kehidupan akhirat.""
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 45)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَنَا دٰۤى اَصْحٰبُ الْاَ عْرَا فِ رِجَا لًا يَّعْرِفُوْنَهُمْ بِسِيْمٰٮهُمْ قَا لُوْا مَاۤ اَغْنٰى عَنْكُمْ جَمْعُكُمْ وَمَا كُنْتُمْ تَسْتَكْبِرُوْنَ
wa naadaaa ash-haabul-a'roofi rijaalay ya'rifuunahum bisiimaahum qooluu maaa aghnaa 'angkum jam'ukum wa maa kungtum tastakbiruun

"Dan orang-orang di atas A'raf  (tempat yang tertinggi) menyeru orang-orang yang mereka kenal dengan tanda-tandanya sambil berkata, "Harta yang kamu kumpulkan dan apa yang kamu sombongkan, (ternyata) tidak ada manfaatnya buat kamu."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 48)


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

الَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا دِيْنَهُمْ لَهْوًا وَّلَعِبًا وَّغَرَّتْهُمُ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا ۚ فَا لْيَوْمَ نَنْسٰٮهُمْ كَمَا نَسُوْا لِقَآءَ يَوْمِهِمْ هٰذَا ۙ وَمَا كَا نُوْا بِاٰ يٰتِنَا يَجْحَدُوْنَ
allaziinattakhozuu diinahum lahwaw wa la'ibaw wa ghorrot-humul-hayaatud-dun-yaa, fal-yauma nangsaahum kamaa nasuu liqooo-a yaumihim haazaa wa maa kaanuu bi-aayaatinaa yaj-haduun

"(yaitu) orang-orang yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan senda gurau, dan mereka telah tertipu oleh kehidupan dunia. Maka, pada hari ini (Kiamat), Kami melupakan mereka sebagaimana mereka dahulu melupakan pertemuan hari ini, dan karena mereka mengingkari ayat-ayat Kami."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 51)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَلَـقَدْ ذَرَأْنَا لِجَـهَنَّمَ كَثِيْرًا مِّنَ الْجِنِّ وَا لْاِ نْسِ ۖ لَهُمْ قُلُوْبٌ لَّا يَفْقَهُوْنَ بِهَا ۖ وَلَهُمْ اَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُوْنَ بِهَا ۖ وَلَهُمْ اٰذَا نٌ لَّا يَسْمَعُوْنَ بِهَا ۗ اُولٰٓئِكَ كَا لْاَ نْعَا مِ بَلْ هُمْ اَضَلُّ ۗ اُولٰٓئِكَ هُمُ الْغٰفِلُوْنَ
wa laqod zaro-naa lijahannama kasiirom minal-jinni wal-ingsi lahum quluubul laa yafqohuuna bihaa wa lahum a'yunul laa yubshiruuna bihaa wa lahum aazaanul laa yasma'uuna bihaa, ulaaa-ika kal-an'aami bal hum adholl, ulaaa-ika humul-ghoofiluun

"Dan sungguh, akan Kami isi Neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 179)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اَلْمُنٰفِقُوْنَ وَا لْمُنٰفِقٰتُ بَعْضُهُمْ مِّنْۢ بَعْضٍ ۘ يَأْمُرُوْنَ بِا لْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوْفِ وَيَقْبِضُوْنَ اَيْدِيَهُمْ ۗ نَسُوا اللّٰهَ فَنَسِيَهُمْ ۗ اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ
al-munaafiquuna wal-munaafiqootu ba'dhuhum mim ba'dh, ya-muruuna bil-mungkari wa yan-hauna 'anil-ma'ruufi wa yaqbidhuuna aidiyahum, nasulloha fa nasiyahum, innal-munaafiqiina humul-faasiquun

"Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, satu dengan yang lain adalah (sama), mereka menyuruh (berbuat) yang mungkar dan mencegah (perbuatan) yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya (kikir). Mereka telah melupakan Allah, maka Allah melupakan mereka (pula). Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik."
(QS. At-Taubah 9: Ayat 67)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَعَدَ اللّٰهُ الْمُنٰفِقِيْنَ وَا لْمُنٰفِقٰتِ وَا لْـكُفَّا رَ نَا رَ جَهَـنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَا ۗ هِيَ حَسْبُهُمْ ۚ وَلَـعَنَهُمُ اللّٰهُ ۚ وَلَهُمْ عَذَا بٌ مُّقِيْمٌ
wa'adallohul-munaafiqiina wal-munaafiqooti wal-kuffaaro naaro jahannama khoolidiina fiihaa, hiya hasbuhum, wa la'anahumulloh, wa lahum 'azaabum muqiim

"Allah menjanjikan (mengancam) orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan Neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah (neraka) itu bagi mereka. Allah melaknat mereka; dan mereka mendapat azab yang kekal,"
(QS. At-Taubah 9: Ayat 68)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ لَا يَرْجُوْنَ لِقَآءَنَا وَرَضُوْا بِا لْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَا طْمَاَ نُّوْا بِهَا وَا لَّذِيْنَ هُمْ عَنْ اٰيٰتِنَا غٰفِلُوْنَ
innallaziina laa yarjuuna liqooo-ana wa rodhuu bil-hayaatid-dun-yaa wathma-annuu bihaa wallaziina hum 'an aayaatinaa ghoofiluun

"Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan (kehidupan) itu, dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami,"
(QS. Yunus 10: Ayat 7)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اُولٰٓئِكَ مَأْوٰٮهُمُ النَّا رُ بِمَا كَا نُوْا يَكْسِبُوْنَ
ulaaa-ika ma-waahumun-naaru bimaa kaanuu yaksibuun

"mereka itu tempatnya di neraka karena apa yang telah mereka lakukan."
(QS. Yunus 10: Ayat 8)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

ثُمَّ قِيْلَ لِلَّذِيْنَ ظَلَمُوْا ذُوْقُوْا عَذَا بَ الْخُـلْدِ ۚ هَلْ تُجْزَوْنَ اِلَّا بِمَا كُنْتُمْ تَكْسِبُوْنَ
summa qiila lillaziina zholamuu zuuquu 'azaabal-khuld, hal tujzauna illaa bimaa kungtum taksibuun

"Kemudian dikatakan kepada orang-orang yang zalim itu,"Rasakanlah olehmu siksaan yang kekal. Kamu tidak diberi balasan, melainkan (sesuai) dengan apa yang telah kamu lakukan.""
(QS. Yunus 10: Ayat 52)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id

Selasa, 19 Mei 2026

ajal

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

يٰبَنِيْۤ اٰدَمَ اِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ رُسُلٌ مِّنْكُمْ يَقُصُّوْنَ عَلَيْكُمْ اٰيٰتِيْ ۙ فَمَنِ اتَّقٰى وَاَ صْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ
yaa baniii aadama immaa ya-tiyannakum rusulum mingkum yaqushshuuna 'alaikum aayaatii fa manittaqoo wa ashlaha fa laa khoufun 'alaihim wa laa hum yahzanuun

"Wahai anak cucu Adam! Jika datang kepadamu rasul-rasul dari kalanganmu sendiri, yang menceritakan ayat-ayat-Ku kepadamu, maka barang siapa bertakwa dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 35)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id

Senin, 18 Mei 2026

Akhlak; Ikhlas, takwa, ihsan

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

قُلْ اَمَرَ رَبِّيْ بِا لْقِسْطِ ۗ وَاَ قِيْمُوْا وُجُوْهَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّا دْعُوْهُ مُخْلِصِيْنَ لَـهُ الدِّيْنَ ۗ كَمَا بَدَاَ كُمْ تَعُوْدُوْنَ 
qul amaro robbii bil-qisth, wa aqiimuu wujuuhakum 'ingda kulli masjidiw wad'uuhu mukhlishiina lahud-diin, kamaa bada-akum ta'uuduun

"Katakanlah, "Tuhanku menyuruhku berlaku adil. Hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) pada setiap sholat, dan sembahlah Dia dengan mengikhlaskan ibadah semata-mata hanya kepada-Nya. Kamu akan dikembalikan kepada-Nya sebagaimana kamu diciptakan semula."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 29)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id

setan mengamatimu kamu tidak melihatnya dia pemimpin bagi orang2 sesat

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

يٰبَنِيْۤ اٰدَمَ لَا يَفْتِنَـنَّكُمُ الشَّيْطٰنُ كَمَاۤ اَخْرَجَ اَبَوَيْكُمْ مِّنَ الْجَـنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَا سَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْاٰ تِهِمَا ۗ اِنَّهٗ يَرٰٮكُمْ هُوَ وَقَبِيْلُهٗ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ ۗ اِنَّا جَعَلْنَا الشَّيٰطِيْنَ اَوْلِيَآءَ لِلَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ
yaa baniii aadama laa yaftinannakumusy-syaithoonu kamaaa akhroja abawaikum minal-jannati yangzi'u 'an-humaa libaasahumaa liyuriyahumaa sau-aatihimaa, innahuu yarookum huwa wa qobiiluhuu min haisu laa tarounahum, innaa ja'alnasy-syayaathiina auliyaaa-a lillaziina laa yu-minuun

"Wahai anak cucu Adam! Janganlah sampai kamu tertipu oleh setan sebagaimana halnya dia (setan) telah mengeluarkan ibu bapakmu dari surga, dengan menanggalkan pakaian keduanya untuk memperlihatkan aurat keduanya. Sesungguhnya dia dan pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 27)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَرِيْقًا هَدٰى وَ فَرِيْقًا حَقَّ عَلَيْهِمُ الضَّلٰلَةُ ۗ اِنَّهُمُ اتَّخَذُوا الشَّيٰطِيْنَ اَوْلِيَآءَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَيَحْسَبُوْنَ اَنَّهُمْ مُّهْتَدُوْنَ
fariiqon hadaa wa fariiqon haqqo 'alaihimudh-dholaalah, innahumuttakhozusy-syayaathiina auliyaaa-a ming duunillaahi wa yahsabuuna annahum muhtaduun

"Sebagian diberi-Nya petunjuk dan sebagian lagi sepantasnya menjadi sesat. Mereka menjadikan setan-setan sebagai pelindung selain Allah. Mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 30)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id