Sabtu, 11 Februari 2017

Basic ulik audio

Sblm tahap mixing ada tahapan sblmny jg yg sangat menentukan hasil mixing, yaitu :
1.take instrumen atau vokal: pastikan sblum record semua persiapan sudah baik, gitar dll sudah tune, cek sound pd soundcard apa kah ada noise, saat take bila ada yg kurang memuaskan terus diulang sampai dapat hasil terbaik.
2.editing; meliputi quantize, menyelaraskan melody atau harmoni sesuai Beat/ tempo lagu, menghapus sound2 menganggu, merapihkan pitch
(Kita memakai melodyne)
3.mixing : inti mixing adalah balance frekwensi, panningmy seni dan keindahan
5.mastering : proses final dr lagu agar dapat dinikmati siapa saja lagu tsb

Mastering di studio one

Yg perlu di perhatikan saat mastering di S1 adalah level meter dan grafik eq..Pastikan lagu referensi dan lagu yg dimastering sama...Begitupun dg tone antara lagu referensi dg lagu kita setidaknya mendekati, tool yg kita pakai :

A.Limiter
1.knob clipper:  ke -2 db menghilangkan peak (merah/clip)
2.thershold:semakin dikecilkan semakin besar gain..Jgn terlalu jauh jaraknya dgn clipper
3.Release:makin banyak direalase makin pumping /mnegap mengap

Limiter terbaik yang mudah dipakai dan hasil sesuai adalah paz atau pab filter..pokoknya keren plugin itu

B.MAX VOLUME/ LOUDER
Kita pakai one knob, pakai tricomp bawaan s1jg bagus tp kdg merusak tone lagu

C.monitor :
Level meter K-12 =dibawah 9db lewat 6db merah saat puncak lagu..Itu adalah target

D.eq / balance frekwensi :
Mengatur frekwensi sesuai kebutuhan berdasarkan monitor pd grafik dan tentu telinga,jgn terlalu berlebihan mengatur frekwensi..Kerja di eq mastering lebih terbantu bila saat mixing frekwensi sudah balance

E.Binaural Pan/ stereo wide
Selama tidak phase pd stereo channel (Vu meter dan phase meter) hajar sampai full untuk melebarkan stereo

F.pakailah efek yg kita pahami dan tidak terlalu membawa efek yg berlebihan

Senin, 24 Oktober 2016

Mastering

Bingung dgn mastering...maksudnya : 1.gimana caranya memperbesar sound tp
Gk pecah , lagu referensi2 ane misalnya musikimia - apakah harus seperti ini..bener2 lepas frekwensi semua aktif loud..tp gk pecah enak di kuping

Baca2 di inet dpet Ilham seperti ini:
Di studio one, di master fader :

1.untuk fx binaural pan (agar sound lebar stereo) ane seting jadi 120%..jgn over nanti phase (liat di vu meter...indikator jd gk fokus ke kanan..jd pompong) ane pasang di master insert

2.ane iseng naekin volume master fader jd 2db dri 0 db

3.stereo channel dari sleppy time ane pasang di post master..entah kenapa liat indikator vu meter n level meter lebih jujur di post master

4.jgn lupa kalibrasi Vu meter ke -6db pasang jg limiter di post sebelum VU meter naikan input smpe VU meter mendekati 0 (tp jgn pecah)..agar limiter gk tersendat sendat soundny kecilin az rilisnya (sekedar ngilangin peak release sekitar 2-3ms tergantung kebutuhan) jgn parah settings limiter dinamika lagu jd flat gk enak

5.multiband dinamic boleh pakai juga jika direview masih banyak peak tp jgn terlalu ekstrim cukup pke default dg rasio 2:1..jgn lupa jg dibandingin enakan mana dg gk pke multiband

6.level meter untuk s1 pilih level meter grafik k12..puncak loud adalah sekitar 6-9 db

6.siksa audio sama dgn mereview mnggunakan Winamp dg eq naikin frekwensi 3 low(1,3,2 = db) n 3 high (1,3,2 = db) serta naikin gain eq smpe 3db..siksa audio dg settings bgtu klo pecah parah balik ke mastering tekan sound2 yg pecah (biasanya disound2 low, mid 1 -3 khz) dg limiter,mulitband dynamic,atau pro eq atau balik ke mixing cari frekwensi yg bertabrakan

7.mastering saya robed (rodo bedo)dg yg Laen..saya mixing sekaligus bila sudah tahap akhir mixing..mastering ny pada master fader...jd jika ada yg kurang tinggal settings track yg mengganggu

8.dengarkan dengan volume setengah pada speker (simbadda cst 6000) bila sudah cukup besar di speker hmpir sama besarnya volume sound dg lagu2 referensi itu artinya sukses

9.mixing yg bagus (balance, frekwensi oke) menentukan hasil mastering

Selasa, 29 September 2015

Kick Drum dan Bass


A. SOUND BAS/LOW SEBAGAI PONDASI
Kick Drum & Bass adalah pondasi dasar dalam pengolahan audio mixing, berikut catetan - catetan yang aku alami selama proses pengulikan dua instrumen ini :

1. Kick :
sebagai Jantung Lagu Denyut Kehidupan lagu, maka kick harus terasa hentakannya atau secara teknis terasa sub bassnya, suara sub bass tentu ada pada kisaran frekwensi 40hz - 80hz pada kick drum, ini adalah wilayah kekuasaannya tidak ada yang boleh menguasai/ mendominasi  wilayah ini.
pada akhirnya tujuan yang ingin di capai dari mxing lagu adalah suara kick yang mengentak, pounchy, menonjok terasa gegarannya di dada, tentu untuk mendengar suara kick lebih terasa pada jarak di atas 5 meter dari speaker

2.Bass :
bila Kick sebagai Jantung Lagu maka bas adalah tulang - tulang dan kerangka sebuah lagu, bas sesuai namanya menguasai suara pada frekwensi bass yaitu pada kisaran frekwensi low pada 90 - 200 hz, bas yg baik adalah suaranya jelas, tetap bright walaupun dalam frekwensi low, membungkus sebuah lagu dalam ketebalan nadanya...pada part2 tertentu mid dari bas tetap terasa.

Perlu diingat untuk menghindari peak sebaiknya untuk instrumen diluar kick dan bass sebaiknya di cut dari 20 - 180 hz (frekwensi 180 - 250 hz adalah ketebalan sebuah instrumen, bila memang harus di kurangi dbnya agar tidak bertabrakan frekwensi dengan bas bisa saja dikurangin volumenya dari -4,5 db s/d -9 db disesuaikan dengan pendengaran)

B.GUITAR SEBAGAI HARMONI

gitar untuk harmoni/rythm dapat kita cut frekwensinya 20 - 180hz, dimulai dari 18