Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَلَقَدْ اَرْسَلْنَاۤ اِلٰۤى اُمَمٍ مِّنْ قَبْلِكَ فَاَ خَذْنٰهُمْ بِا لْبَأْسَآءِ وَا لضَّرَّآءِ لَعَلَّهُمْ يَتَضَرَّعُوْنَ
wa laqod arsalnaaa ilaaa umamim ming qoblika fa akhoznaahum bil-ba-saaa-i wadh-dhorrooo-i la'allahum yatadhorro'uun
"Dan sungguh, Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat sebelum engkau, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kemelaratan dan kesengsaraan, agar mereka memohon (kepada Allah) dengan kerendahan hati."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 42)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فَلَوْلَاۤ اِذْ جَآءَهُمْ بَأْسُنَا تَضَرَّعُوْا وَلٰـكِنْ قَسَتْ قُلُوْبُهُمْ وَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطٰنُ مَا كَا نُوْا يَعْمَلُوْنَ
falau laaa iz jaaa-ahum ba-sunaa tadhorro'uu wa laaking qosat quluubuhum wa zayyana lahumusy-syaithoonu maa kaanuu ya'maluun
"Tetapi mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan kerendahan hati ketika siksaan Kami datang menimpa mereka? Bahkan hati mereka telah menjadi keras dan setan pun menjadikan terasa indah bagi mereka apa yang selalu mereka kerjakan."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 43
Tidak ada komentar:
Posting Komentar